.quickedit{ display:none; }

Sunday, June 5, 2011

Belajar Itu Mudah Asal Mau Kreatif

Halo guys…
Kembali lagi nih dengan postingan yang baru (yeeee ^^)

Langsung saja to the point. Jadi begini, mungkin bagi anda semua para pembaca sering sekali mengalami kesulitan dalam menghafal pelajaran (ya bisa dikatakan matematika,fisika apalagi sejarah yang benar-benar memainkan ingatan, ya ga?). Nah, disini saya akan berbaik hati kepada anda sekalian karena saya punya sebuah jurus ampuh yang akan saya bagikan kepada anda sekalian karena saya baik (hahaha… alay XD).


Jadi begini, semua ini adalah pengalaman yang saya jalani ketika sedang Ujian Kenaikkan Kelas (UKK) di sekolahku (walaupun masih sampai tanggal 11 Juni). Nah, hari itu pelajaran jam kedua untuk UKK adalah pelajaran Aqidah. Ya, walaupun sebenarnya aku ga ngedong amet sih. Soalnya aku jarang banget masuk kelas pas pelajaran Aqidah (soalnya jam pelajarannya masuk habis makan siang atau ga main masuk aja kalo ada mapel yang kosong). Jadi wajarlah kalo pelajaran Aqidah ini aku agak mumet rasanya.

Lalu uniknya dimana…??

Ini dia, yang unik ketika waktu istirahat tinggal 5 menit lagi. Padahal harus ngafalin upaya-upaya saythan untuk memperdayai manusia. Sekedar kita berbagi ilmu ya (karena, ilmu yang tidak diajarkan kepada orang lain sama saja sia-sia). Jadi, cara saythan untuk memperdayai kita supaya menjadi pengikutnya itu kan ada dua. Yaitu, Tadhlil (menjauhi manusia dari kebenaran) dan Takhwif (menakut-nakuti). Nah saya akan bahas yang Tadhlil.

Jadi, dalam Tadhlil itu ada delapan langkah yang dilakukan saythan untuk mencapai tujuannya. Yaitu:
1.Waswasah (bisikan)
2.Nisyan (lupa)
3.Tamanni (angan-angan)
4.Tazyin (memandang baik perbuatan maksiat)
5.Wa’dun (janji palsu)
6.Kaidun (tipu daya)
7.Shaddun (Menghalang-halanai)
8.dan ‘Adawah (permusuhan)

Nah, itu semua adalah cara-cara saythan untuk menjerumuskan kita semua ke dalam kesesatan. Lalu pertanyaannya, “bagaimana saya bisa menghafal semuanya dalam waktu yang relative singkat?”

Jadi caranya seperti ini. Saya hanya membuat kalimat dari kedelapan unsur materi yang akan saya hafalkan. Caranya seperti apa? Saya hanya membuat sebuah kisah yang mana di dalam kisah itu terkandung kedelapan unsur ini.

Jadi, seperti inilah hasil racikkan hafalan saya

Waswasah yang merupakan bisikkan, sehingga membuat nisyan menjadi lupa dan tamanni hanya berangan-angan. Sehingga, tazyin memandang baik maksiat. Lalu, Wa’dun yang merupakan janji palsu yang berisi kaidun berupa tipu daya. Sehingga, membuat shaddun menghalang-halangi ‘Adawah untuk sebuah permusuhan

So, jadi lebih simpelkan untuk kita hafalkan. Dari awal cara-cara saythan untuk menyesatkan manusia yang awalnya kita anggap susah untuk dihafal, menjadi lebih menarik.

Kesimpulannya adalah. Dalam belajar, sering kali kita melakukan metode pembelajaran yang stagnan. Tetapi kita lupa bahwa kita memiliki kreatifitas. Sehingga, kita sering merasa sulit untuk menghafal sesuatu (walaupun saya juga masih seperti itu ya). Sekarang, kita sudah tahu bahwa kreatifitas dapat membantu kita dalam memahami kompetensi pelajaran. Tetapi, setiap orang pasti punya cara mereka masing-masing, dan ini hanya salah satu saja. Masih banyak kok cara lain yang bisa anda temukan, karena dunia ini luas!!!...

Mungkin ini sekian dari saya…
Keep improve our creativity^^

0 comments:

Post a Comment