.quickedit{ display:none; }
Showing posts with label Puisiku. Show all posts
Showing posts with label Puisiku. Show all posts

Tuesday, May 7, 2013

Andai Aku Menjadi Obor

Akulah sang lilin
Yang menerangimu saat gelap tiba
Yang menghangatkanmu saat gelap tiba
Yang mengorbankan jiwanya hanya demi menemanimu
di kala sang kegelapan menyerang duniamu

Akulah sang lilin
Yang cahayanya membawa keindahan
Yang cahayanya membawa kentetraman
dan kekhusyukan dalam kehidupan bersama kegelapan

Tapi, mengapa engkau tidak pernah sadar
Bahwa diriku selalu kuhabiskan hanya padamu
Sampai saatnya engkau sadar bahwa aku telah pudar
Dan aku-pun kembali ke dalam kegelapan
Sehingga tak dapat memberikanmu penerangan

Terlambat bagiku untuk menjadi sang obor
Yang siap dan selalu menerangi mereka
Tetapi dirinya tak pernah hancur meski terus berkobar
Karena mereka selalu merawatnya agar tetap menyala
Dan tetap memberikan hidup bagi mereka


Meski ia bisa menerangi di dalam kegelapan,
tapi pada akhirnya ia tidak bisa bertahan hidup

Saturday, March 30, 2013

Gelap

Sejenak aku berfikir
Bahwa semua ini tak seharusnya terukir
Sejenak aku merenung
Bahwa aku hidup hanya mendatangkan awan mendung

Gelap dan dingin
Terasa menyayat tubuh ini yang tak terselimuti
Dengan sesuatupun yang dapat melindungi

Hampa...
Semua tak berasa
Semua tak tersentuh
Meski telah terbit mentari shubuh

Hancur dan terperangkap dalam gelap yang gulita
Lagi pekat tiada penerang
Di dalamnya aku sendiri menangis tanpa kata
Dan sendiri tanpa cahaya
Dan di situlah kuyakini bahwa apa yang kulakukan
Hanya akan membawakan bahaya

Monday, March 25, 2013

Ruang Pemisah

Di dalam sebuah ruang
Kupandangi dirimu selalu
Akan tetapi, yang kudapati hanyalah...
Ekspresi wajahmu yang semu
Tak bergerak dan terkekang

Di dalam sebuah ruang
Kupandangi dirimu yang penuh dengan cahaya yang terang
Tapi apalah daya aku tuk menggapaimu
Melainkan hanya dapat melamunimu

Di dalam sebuah ruang
Kulihat engkau tersenyum
Inginlah kubalas engkau dengan senyum
Tapi, apalah daya
Karena ruangan memisahkan kita
Dan aku hanya sanggup memandangimu
Yang berada dalam ruang kaca
Yang berisikan kenangan-kenangan tentang kita

Yogyakarta, 26 Maret 2013

Thursday, March 7, 2013

Bimbang

Apakah layak
Bila semua ini harus kubuang
Semua akan kemampuanku
Layaknya kutinggalkan ia laiknya barang loak

Apakah layak
Ketika aku terus mengatakan
Aku begini-dan-begitu
Sedangkan aku hanya begini-dan-begitu
Dan ternyata itu hanyalah omongan belaka

Apakah aku layak
Tuk katakan pada mereka
Bahwa aku ingin terbang
Sedang aku tidak pernah bergerak
Bahkan tak bergeming dari sangkarku pun tidak

Apakah aku layak
Untuk terus seperti ini
Terus terdiam dan tak bergerak
Layaknya kayak di hamparan lautan luas
Yang bergerak hanya menurut dengan ombak
Terdiam dan hanya pasrah
Kepada ombak yang membawanya

Mu'allimin, 2 Maret 2013

Sebuah perubahan, dimulai dari ...?
kemanakah akan berlabuh...??

Wednesday, March 6, 2013

SADAR

SADAR,
Hidup ini bukanlah novel
Yang segalanya penuh dengan imajinasi
Penuh dengan alur yang tak dapat ditebak

SADAR,
Hidup ini bukanlah novel
Kau yang berjuang dan kau yang menentukan
Dramatisasi hanya kau yang dapat mewujudkannya
Bukan siapa-siapa, melainkan hanya dirimu yang dapat melakukannya

SADAR
Kau ini tokoh nyata
Kau ini bukan tokoh fiksi
Kaulah yang akan mengukir bagaimanakah cerita hidupmu
Bukan tokoh fiksi yang kehidupannya sudah diatur sedemikian rupa

SADARLAH!
KAU NYATA
BUKAN FIKSI
SADARLAH!

You're in the real world :)
5 Maret 2013 :)